Bagi Sahabat Narnia yang mau ngirim FanFiction atau FanPictures, silahkan tag dalam bentuk Note ke FB facebook.com/narniaIndonesia

atau dapat melalui Email kami yoon_jihoo@ovi.com ...... Buruan iyaaaaa

Serunya Promosi Narnia (Bella Carlisle)

September 7, 2011
Hai teman-temaaan.. Tau Narnia? Yapzz,film fantasi yang memenangkan award 'FILM NO.1 DI HATI BELLA' hahaha.. LOL
Sekarang aku mau cerita gimana aku promosi Narnia ke teman-teman. Aku udah cerita banyak soal Narnia ke 5 orang (yang aku ingat). Ada Clara,Putri,Aldi,Tari,dan Linda.
Woow.. Kalo Clara sih,udah aku promosiin sejak kelas 3 SD. Kami tuh sok-sok jadi sutradaranya,bikin sekuelnya ala kami gitu. Hahaha,tapi tokohnya bukan 4 Pevensie,tokohnya malah kami.. Aduuh,hahha.. :D
Kalau Putri,dia memang penasaran saat liat fotonya Georgie Henley. Terus aku cerita bla..bla..bla.. Dia malah tertarik sama Narnia. Dan bahkan dia semangat banget waktu aku,Clara,n dia nonton bareng Kaset Narnia Prince Caspian di rumah. Dia langsung tergila-gila dengan Lucy Pevensie.
Kalau Aldi,dia adalah satu-satunya laki-laki yang aku promosiin. Karena waktu SD dulu,dia pernah sebangku sama aku. Terus aku tanya,'Tahu Narnia gak?' terus dia tau,tapi cuma sedikit doang. Akhirnya mulai deh,ngobrol-ngobrol seputar Narnia. Dan Aldi tu ngefans banget sama tokoh 'General Otmin'. Hehe,agak aneh yaa.. Dia bilangnya 'SANGAR'. Memang iya,sih.. Tapi koq berada di pihak Jadis.. :'(
Nah,terakhir adalah Tari. Dia adalah sahabatku di kelas 7C yang juga jadi teman sebangku. Pertamanya dia gak tahu apa-apa tentang Narnia. Awalnya dia heran kenapa aku gambar-gambar tulisan Narnia di pojok buku tulis,akhirnya aku pun beraksi.
Dia kayaknya bener-bener jatuh cinta sama Narnia. Waktu aku jelasin ceritanya,dia dengerin dengan serius. Dan mau diceritain bolak-balik lagi. Hiaaah..
Tapi aku seneng juga sih,soalnya ada juga yang bisa diajak curhat tentang Narnia. Nah,setelah aku jelasin komplit sama pemainnya,dia itu langsung ngefans ama Anna Popplewell setelah aku tunjukkin pose Susan Pevensie yang bawa panah. Hahaha.. Tari.. Tari..
Dia suka banget soundtracknya The Call,sampe-sampe dia ngebet minta liriknya. Okelah,no problem.
Dia juga takut pas Aslan dibunuh,dia juga ikutan sebel waktu Edmund berkhianat. Yah,begitu deh.
Uniknya,pas kami nonton Narnia Prince Caspian di rumahku,dia tu bengong-bengong liatnya sampe nyenggol gelas dan PYAAAAR.. Pecah deeh..
Dia juga rela nyepedah ke warnet buat ngeprint fotonya Anna Popplewell. Hehe,bener-bener cinta gila ama Narnia.. Hahaha..
Itulah ceritaku,apa ceritamu? Jangan lupa,kutunggu like dan komenmu,teman.. Bye..
 

Lucy’s Birthday

September 7, 2011

By Nuriyanni Twin

Pada suatu hari, saat aku sedang asyik membaca buku ‘inkheart’, ada seseorang mengetuk pintu rumah, aku pikir itu Farid seseorang yang ada pada cerita, it’s impossible Yan. ‘hello, anybody home?’ kata suara itu, aku beranjak dari kursi dan membuka pintu. Ternyata Mr. Tumnus, dia berkata

‘hey miss yan, Lu invitation you to her birthday’,

‘oh thanks Mr. Tumnus’ kataku,

‘ok. Goodbye’ katanya,

‘bye’ kataku, aku menutup pintu sambil membaca undangan Lucy...


Continue reading...
 

Awal Lee dan Narnia: Kisah anak-anak Pevensie (NarniaFans.com)

September 7, 2011
oleh Lincon Kassandra, alias Ratu Susan dari Narnia

    Lee melangkah ke tangga, dan membungkuk untuk mengambil kartu adiknya meninggalkan di tanah. Itu adalah 'jack' dan dia melihat sebuah 'ace' kartu tergeletak di bawah tangga. Lee rumah, ibunya, dan adiknya baru saja pindah ke seminggu lalu itu kecil, tapi tidak dua-satunya cerita rumah kota di lingkungan. Lee tinggal di kota yang ramai dari London, Inggris.

    Lee mendengar dari ibunya, yang mendengar dari temannya, yang mendengar dari a...
Continue reading...
 

Once Kings and Queens of Narnia, Always Kings and Queens of Narnia

August 14, 2011
Susan termenung menatap cermin di hadapannya, mata memerah sedih dan rambut hitam yang mengelilingi wajah lemas tidur kuyu. Sudah seminggu sejak kecelakaan kereta api telah mengambil orang-orang yang mencintai lebih dalam dunia darinya. Orangtuanya, saudara, sepupu, profesor Kirke, bahkan Jill Pole dan bibi Polly semua mati dan sekarang, dimakamkan. Kakak tercinta yang pernah tersenyum sekarang meletakkan diri di tanah yang keras dingin di dalam peti kayu ek, bunga menutupi kuburan kecilnya...
Continue reading...
 

Refinding Narnia by Grace

August 14, 2011
Nama saya Susan Pevenise. Bagaimana aku bisa? Bagaimana aku bisa mengatakan semua itu permainan? Setiap kali Peter, Edmund, dan Lucy mengatakan kepada saya Narnia itu nyata dan aku bodoh, aku mengabaikan mereka. Tapi jauh di dalam panas saya benar-benar percaya. Dan kata-kata yang Aslan mengatakan cincin di kepala saya, "Sekali seorang raja atau ratu Narnia, selalu raja atau ratu Narnia." Jadi mengapa dia mengatakan bahwa saya tidak bisa kembali karena aku sudah terlalu tua?

Itulah sebabny...

Continue reading...
 

The Question of Memory

August 14, 2011
Kedua adiknya mengatakan bahwa dia telah melupakan Narnia, dan mata mereka kasihan kehilangannya.

Mereka tidak seharusnya. Susan tidak melupakan satu momen Narnia.

Dia ingat bagaimana permata-kencang sutra telah meluncur dan menempel pada lekuk tubuhnya, mengingat berat emas menekan pelipisnya dan berayun dari cuping telinganya, denting lembut di pergelangan tangan dan menetap di lekukan tenggorokannya, dingin dan solid untuk disentuh. Dia ingat menari, berputar di atas lantai dipoles dan lul...

Continue reading...
 

Di Narnia by Anidori-Kiladra

August 14, 2011
Aturan berbeda di Narnia.

Di Narnia, Edmund dapat berjalan dengan Nymph, berburu dengan faun. Di Narnia, dia bisa naik sepanjang hari dan tidak pernah lelah. Dia bisa mencelupkan jari ke dalam lautan tak berujung. Di Narnia, dia adalah Raja, dan dia aturan tanah adil dan semua orang mengasihi dia.

Di Narnia, Edmund dapat mengasihi Peter cara dia ingin. Di Narnia, Edmund bisa mencium Peter dan tidak ada yang peduli.

Malam pertama dia melakukannya, udara panas dan tanaman merambat menggantung bera...
Continue reading...
 

Luntur by Ilysia

August 14, 2011
Dia duduk sendirian di tepi lingkaran cahaya api, lututnya ditarik sampai ke dada dan wajahnya serius. Saudara-saudara telah mencoba untuk menariknya ke dalam tarian (tertawa, menggoda, mata mereka bersinar dengan sukacita dan sedikit berkabung) tapi dia tegas. Dia tidak bisa menari malam ini, tidak di sini, tidak sekarang.

Susan kembali di Narnia, tetapi tidak Narnia, dan ia tidak akan berpura-pura sebaliknya.

Yang lain merasa kehilangan, tetapi mereka mencintai semua Narnia, setiap inci...

Continue reading...
 

The Traitor and His Beastly Cousin | Fanfiction.net

August 14, 2011
by ceruleanday
-.-
________________________________________
Eustace Clarence Scrubb menyadari segalanya. Kebenciannya yang berupa kemarahan berbuah sia-sia tatkala khayalan kecil yang terlukis di depannya adalah suatu kenyataan yang paling absurd. Menjadi anak lelaki yang mengenyam pendidikan di sekolah paling berkualitas di Cambridgeshire adalah alasan terkuat yang berpihak di sisinya saat itu. Seyogyanya, ia patut mengelak dari pengelihatannya itu. Akal sehatnya menuntut logika. Namun, logikan...
Continue reading...
 

Night Before The Battle | Fanfiction.net

August 14, 2011
by ceruleanday
-.-
________________________________________
Jill Pole menyadari bila esok hari takkan memberikan nasib yang sama seperti yang pernah ia lalui sebelumnya. Kata esok seakan menjadi lentera gelap yang melayang-layang tak stabil dalam benaknya. Esok hari. Ya. Esok, pagi-pagi sekali, kaum Narnia yang masih setia berjuang di samping sang Raja—King Tirian—akan menyerang pasukan bangsa Calormen di Bukit Istal. Mungkin, di perang terakhir itu jua, ia akan merasakan bagaimana darah men...
Continue reading...
 

ShoutMix chat widget

Recent Posts